Produk - Berita dan Siaran Pers
Siaran Pers Badan Pusat Statistik Provinsi Bali 1 September 2025
1 September 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali Meningkat
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang langsung ke Bali pada Juli 2025 tercatat mencapai 697,11 ribu kunjungan atau naik 11,42 persen dibandingkan Juli 2024 yang tercatat sebanyak 625,67 ribu kunjungan. Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2025, total kunjungan wisman ke Bali mencapai 3,98 juta kunjungan, atau meningkat 12,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Kunjungan wisman ke Bali pada Juli 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Australia (23,10 persen), Tiongkok (8,56 persen), dan India (6,50 persen).
Indikator pariwisata selanjutnya yang dirilis oleh BPS Provinsi Bali adalah jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Bali yang pada Juli 2025 tercatat mencapai 2,29 juta perjalanan atau naik 31,96 persen dibandingkan Juli 2024. Dari angka jumlah perjalanan tersebut, 78,46 persen atau 1,80 juta perjalanan diantaranya merupakan perjalanan antarkabupaten/kota di dalam provinsi (intra). Sedangkan jumlah perjalanan antarkabupaten/kota antarprovinsi (inter) mencapai 494,01 ribu perjalanan (21,54 persen). Kabupaten Badung menjadi tujuan utama wisatawan nusantara dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 604,71 ribu perjalanan. Wisatawan nusantara dari Provinsi Jawa Timur tercatat menjadi yang terbanyak datang ke Bali pada Juli 2025 mencapai 172,26 ribu perjalanan.
Selanjutnya, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada Juli 2025 tercatat sebesar 67,75 persen, naik 3,10 persen poin dibandingkan dengan Juni 2025. Sementara itu, tingkat penghunian kamar hotel nonbintang tercatat sebesar 49,00 persen, naik 2,90 persen poin jika dibandingkan Juni 2025.
Terjadi Deflasi Pada Bulan Agustus 2025
BPS Provinsi Bali mencatat pada bulan Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,39 persen (m-to-m). Terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 110,06 pada Juli 2025 menjadi 109,63 pada Agustus 2025. Secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,65 persen, dan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 1,63 persen.
Kelompok komoditas penyumbang deflasi bulanan (m-to-m) terbesar yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau yang mengalami deflasi sebesar 1,46 persen dengan andil deflasi sebesar 0,46 persen; kelompok transportasi yang mengalami deflasi sebesar 0,36 persen dengan andil deflasi sebesar 0,04 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami deflasi sebesar 0,32 persen dengan andil deflasi sebesar 0,03 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi m-to-m pada bulan Agustus 2025 antara lain tomat, cabai rawit, daging babi, buncis, tarif angkutan udara, canang sari, bensin, dan kacang panjang. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, antara lain bawang merah, biaya Sekolah Menengah Atas, beras, bahan bakar rumahtangga, pepaya, biaya Akademi/Perguruan Tinggi, telur ayam ras, biaya Sekolah Dasar, dan daging ayam ras.
Berdasarkan pemantauan pada empat wilayah kota IHK di Provinsi Bali, seluruh wilayah tercatat deflasi secara bulanan (m-to-m). Deflasi terdalam tercatat di Kabupaten Tabanan sebesar 0,69 persen dan terendah tercatat di Kota Denpasar sebesar 0,19 persen.
Nilai Tukar Petani Turun
Nilai Tukar Petani (NTP) Bali pada Agustus 2025 tercatat sebesar 98,95, atau turun sedalam 2,69 persen dibandingkan bulan Juli 2025. Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sedalam 2,76 persen menjadi 124,93. Selanjutnya indeks yang dibayar petani (Ib) juga tercatat turun sedalam 0,07 persen menjadi 126,25. Dilihat menurut subsektornya, nilai NTP tertinggi tercatat pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 107,83, diikuti subsektor tanaman pangan sebesar 103,22. Sementara itu, nilai NTP paling rendah tercatat pada subsektor peternakan sebesar 91,34.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Bali Agustus 2025 tercatat sebesar 105,21 atau turun 2,97 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. Turunnya nilai NTUP disebabkan turunnya indeks harga yang diterima petani (It) sedalam 2,76 persen, sedangkan indeks biaya produksi dan penambahan modal (BPPM) naik setinggi 0,22 persen, adapun komoditas penyumbang naiknya nilai BPPM antara lain komoditas jagung pipilan, upah memanen, dan komoditas dedak.
Kinerja Positif Neraca Perdagangan Provinsi Bali
Provinsi Bali kembali mengalami positif neraca perdagangan. Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat neraca perdagangan barang Provinsi Bali mengalami surplus US$239,35 juta sepanjang periode Januari hingga Juli 2025.
Secara rinci, nilai ekspor barang Provinsi Bali sepanjang Januari - Juli 2025 tercatat sebesar US$322,76 juta, lebih tinggi dibandingkan impor yang mencapai US$83,41 juta. Selama periode Januari - Juli 2025, ekspor komoditas buah-buahan mencatatkan kinerja tertinggi yakni naik 419,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Amerika Serikat tetap menjadi pasar ekspor utama Bali dengan nilai mencapai US$104,18 juta (32,28 persen), disusul Tiongkok sebesar US$26,36 juta (8,17 persen) dan Australia sebesar US$24,76 juta (7,67 persen).
Dari sisi impor, nilai impor barang Provinsi Bali pada Januari - Juli 2025 mencapai US$83,41 juta atau menurun 11,35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dilihat dari sisi penggunaan, peningkatan impor terjadi pada bahan baku atau penolong sebesar US$7,47 juta atau sebesar 18,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang periode Januari - Juli 2025, Amerika Serikat menjadi negara utama asal impor barang Provinsi Bali dengan nilai US$21,08 juta (25,27 persen), diikuti Tiongkok sebesar US$15,09 juta (18,09 persen) dan Australia sebesar US$5,43 juta (6,40 persen).
Keberangkatan Penerbangan dan Penumpang Udara Meningkat
Jumlah penerbangan internasional yang berangkat dari Bali pada Juli 2025 tercatat sebanyak 3.531 penerbangan, naik 7,69 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (3.279 penerbangan). Dari sisi penumpang, tercatat sebanyak 720.680 orang penumpang yang berangkat ke luar negeri dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, atau naik 5,53 persen dibandingkan kondisi bulan Juni 2025.
Jumlah penerbangan domestik tercatat sebanyak 3.032 penerbangan, naik 10,21 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (2.751 penerbangan). Jumlah penumpang domestik yang berangkat tercatat sebanyak 433.517 orang penumpang, atau naik 17,03 persen dibandingkan kondisi bulan sebelumnya.
Narahubung Media ---------------------------------------------------------------------------------------
Ari Kurnianto
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
0818105100

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali (Statistics of Bali Province)Jl. Raya Puputan (Renon) No 1
Denpasar 80226
Telepon: (0361) 238159
243696
Whatsapp (chat): 081-810-5100
Fax: (0361) 238162
Email : [email protected]
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik