Pada periode tahun kedua pandemi COVID-19, pembangunan manusia di Provinsi Bali menunjukkan arah perbaikan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. IPM Bali tahun 2021 adalah sebesar 75,69 atau tumbuh 0,25 persen (meningkat 0,19 poin) dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Meski mengalami percepatan pertumbuhan secara umum, salah satu komponen pembentuk IPM yakni rata-rata pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan tercatat mengalami penurunan pada tahun 2021. Indikator ini turun dari 13,93 juta rupiah pada tahun 2020 menjadi 13,82 juta rupiah pada tahun 2021.
Dari sisi pendidikan, pada tahun 2021 anak-anak berusia 7 tahun ke atas memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 13,40 tahun atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan setingkat Diploma I atau semester dua di tingkat universitas. Angka ini meningkat 0,07 tahun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 13,33 tahun. Rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas juga meningkat sebesar 0,11 tahun, dari 8,95 tahun pada tahun 2020 menjadi 9,06 tahun pada tahun 2021.
Dari sisi kesehatan, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 72,24 tahun, lebih lama 0,11 tahun dibandingkan dengan bayi yang lahir pada tahun sebelumnya.